Makanan Khas Serang Banten
7 MAKANAN KHAS SERANG BANTEN
1. Sate Bandeng

Berkunjung ke wilayah Banten rasanya belum lengkap tanpa merasakan
kelezatan sate bandeng. Konon, masakan ini merupakan ide dari Sultan
Banten pada abad ke-16 yang ingin menyajikan masakan ikan bandeng tanpa
duri kepada tamunya. Olahan ini juga menghilangkan rasa asli ikan
bandeng dan tergantikan oleh bumbu-bumbu gurih. Sate bandeng bisa
disantap dengan nasi tanpa harus menambahkan bumbu sambal seperti sate
lainnya. Hingga saat ini, menu masakan ini masih tetap digemari oleh
masyarakat Banten. Hal ini terlihat pada banyaknya warga Banten yang
masih menyajikan sate Bandeng pada acara perayaan hari-hari besar,
upacara pernikahan, maupun acara hajatan lainnya.
2. Rabeg Banten

Ikon makanan tradisional khas Banten lainnya adalah rabeg . Rabeg
adalah makanan yang terdiri dari daging dan jeroan kambing bercita rasa
gurih manis dengan segarnya serai, daun jeruk bersama rempah pala,
cengkeh dan kayu manis. Konon, rabeg adalah makanan atau hidangan untuk
para sultan, namun saat ini rabeg sudah menjadi menu khas masyarakat.
Bahkan, setiap kali ada acara pernikahan, khitanan, dan sebagainya,
rabeg selalu dijadikan menu utama. Makanan khas ini pun dijual kala ada
acara tontonan tradisional warga, seperti ubrug, wayang, dan jaipongan.
3. Nasi Sumsum

Nasi bercampur sumsum tulang kerbau ini merupakan makanan khas
Banten. Nasi sumsum dimasak dengan cara dibakar sehingga menghasilkan
aroma serta cita rasa istimewa yang dapat membangkitkan selera makan.
Yang menjadi ciri khas nasi sumsum tersebut adalah pengolahannya yang
masih sangat alami di mana bumbu untuk makanan ini masih tetap ditumbuk.
Alasannya sederhana, supaya bumbu yang menyatu dalam nasi dan bumbu
terasa alami. Nasi sumsum biasanya dihiasi ketimun dan sisiran tomat.
Agar lebih nikmat, biasanya nasi sumsum ditemani sate lidah kerbau atau
otak-otak. Meski tergolong makanan langka, nasi sumsum masih dijual di
beberapa rumah makan di Serang.
4. Ketan Bintul

Ketan bintul adalah sajian ketan berbungkus daun pisang yang dinikmati dengan serundeng kelapa
. Nasi
ketannya diolah dengan cara dikukus, kemudian dimasukkan ke dalam
wadah. Saat akan disajikan, ketan dipotong persegi. Rasa ketannya legit
gurih. Penganan ini paling enak disantap ditemani teh atau kopi. Dahulu,
makanan ini hanya ada di bulan Ramadhan sebagai menu buka puasa. Namun,
sekarang sudah menjadi menu sarapan sehari-hari.
5. Nasi Uduk Serang

Nasi uduk termasuk jenis makanan yang banyak dijumpai di Kota Serang,
terutama di pagi hari. Warung-warung nasi uduk membuka daganannya untuk
konsumsi anak sekolah dan pekerja yang berangkat pagi-pagi. Menu yang
disajikan pun cukup sederhana, yaitu nasi uduk, tempe goreng, bakwan,
sayur tempe, dan telur pedas.
6. Pecak Bandeng

Pecak bandeng diolah dengan cara membakar bandeng segar. Yang
istimewa dari pecak bandeng adalah sambal yang dicampur langsung dengan
ikan bandeng yang telah dibakar. Tidak hanya warga dari Serang, warga
dari luar Banten juga memburu makanan itu terutama di akhir pekan.
7. Nasi Belut
Di Kota Serang, belut menjadi makanan favorit dan diolah dalam bentuk
potongan-potongan kecil kering yang disajikan dengan campuran bumbu
rempah. Sebelumnya, belut yang akan digoreng dibersihkan, diambil
jeroannya kemudian dikeprek. Inilah yang membuat tulangnya empuk.
Kemudian belut dipotong kecil-kecil dan diberi bumbu. Setelah 15 menit,
belut digoreng. Selain gurih, masakan ini terasa lebih lezat karena
belut goreng ini disertai dengan bumbu rempah.
Referensi : http://belindomag.nl/id/resep-masakan/7-kuliner-khas-serang
No comments:
Post a Comment